
PSG Ikut Mengucapkan Selamat atas Bergabungnya Layvin Kurzawa ke Persib Bandung
Klub Paris Saint Germain (PSG) ikut menyoroti perpindahan mantan pemainnya, Layvin Kurzawa, yang resmi bergabung dengan Persib Bandung pada bursa transfer paruh musim 2025/2026. Hal ini terlihat dari unggahan akun Instagram klub PSG yang mengucapkan selamat kepada Layvin Kurzawa.
Ucapan Selamat PSG dalam Bahasa Sunda
Menariknya, ucapan selamat dari PSG disampaikan menggunakan bahasa Sunda. Isi pesannya adalah:
"Baheula di Paris, Ayeuna di Paris Van Java!
Wilujeng Sumping, Wawa Kurzawa!
(Sekali waktu di Paris, Sekarang di Paris Van Java!
Wilujeng Sumping, Wawa Kurzawa!)"
Ucapan tersebut menunjukkan bahwa PSG turut merayakan keberhasilan Layvin Kurzawa dalam melanjutkan kariernya di Indonesia.
Balasan dari Persib Bandung
Di kolom komentar, Persib Bandung juga memberikan balasan. Admin Instagram Persib Bandung menulis:
"Welcome to Paris van Java (Selamat datang di Paris van Java)"
Paris van Java adalah julukan untuk Kota Bandung, sehingga ucapan tersebut menjadi simbol keakraban antara klub dan pemain baru.
Kiprah Layvin Kurzawa sebagai Pemain Berpengalaman
Kedatangan Layvin Kurzawa ke Persib Bandung tentunya cukup fenomenal. Pasalnya, Layvin Kurzawa bukanlah pemain biasa. Ia memiliki latar belakang sebagai pemain Timnas Prancis dan berpengalaman di Eropa.
Layvin Kurzawa memperkuat PSG dari tahun 2015 hingga 2022. Selama periode tersebut, ia telah tampil dalam 154 pertandingan dengan mencetak 14 gol dan 23 assist. Sebelumnya, ia juga pernah membela beberapa klub seperti AS Monaco (Prancis), Fulham (Inggris), hingga Boavista (Portugal).
Profil Lengkap Layvin Kurzawa
Layvin Kurzawa lahir di Frejus, Prancis, pada 4 September 1992. Pemain berusia 33 tahun ini memiliki tinggi badan 1,82 meter dan berposisi sebagai bek kiri. Karier profesionalnya dimulai dari klub pemuda ES Fréjus (1999–2002), Stade Raphaëlois (2002–2006), AS Aix-en-Provence (2006–2007), dan AS Monaco (2007–2010).
Pada 27 Agustus 2025, Layvin Kurzawa hijrah ke PSG dan bertahan hingga 1 September 2022. Setelah itu, ia pindah ke Fulham dengan status pinjaman sebelum akhirnya resmi hengkang dari PSG pada 1 Juli 2024. Setelah sempat tanpa klub, ia bergabung dengan Boavista dari 11 Februari 2025 hingga 1 Juli 2025.
Harga pasar Layvin Kurzawa saat ini mencapai Rp 13,04 miliar. Selama kariernya, ia telah mengoleksi 21 trofi, termasuk:
- 6 kali French Super Cup Winner (bersama PSG)
- 4 kali French League Cup Winner (bersama PSG)
- 5 kali French Cup Winner (bersama PSG)
- 5 kali French Champion (bersama PSG)
- 1 kali French 2nd Tier Champion (bersama AS Monaco)
Peran di Timnas Prancis
Layvin Kurzawa juga pernah membela Timnas Prancis, baik dari kelompok usia maupun tim senior. Bersama Timnas Prancis senior, ia tampil dalam 13 pertandingan dengan 1 gol, 1 assist, dan 1 kartu kuning. Total penampilannya di level internasional mencapai 280 pertandingan dengan 29 gol, 33 assist, 38 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, 1 kartu merah, dan total 21.014 menit bermain.
Riwayat Cedera yang Panjang
Meskipun Layvin Kurzawa memiliki rekam jejak yang cemerlang, satu hal yang perlu diperhatikan adalah riwayat cedera yang panjang dan kambuhan. Di musim 2024–2025 lalu, ia harus absen karena cedera otot yang sama.
Berikut daftar lengkap riwayat cedera Layvin Kurzawa:
- Musim 24/25
- Cedera otot (10 April 2025 – 31 Mei 2025, 52 hari, 6 pertandingan terlewat)
-
Cedera otot (20 Februari 2025 – 12 Maret 2025, 21 hari, 3 pertandingan terlewat)
-
Musim 22/23
- Robekan pada jaringan ikat bagian luar (27 Februari 2023 – 30 Juni 2023, 124 hari, 15 pertandingan terlewat)
-
Benturan (8 Oktober 2022 – 2 November 2022, 26 hari, 5 pertandingan terlewat)
-
Musim 21/22
- Sakit (2 Oktober 2021 – 14 Oktober 2021, 13 hari, 1 pertandingan terlewat)
-
Gangguan adduktor (19 Agustus 2021 – 16 September 2021, 29 hari, 4 pertandingan terlewat)
-
Musim 20/21
- Cedera engkel (11 Mei 2021 – 10 Juni 2021, 31 hari, 4 pertandingan terlewat)
- Cedera betis (29 Maret 2021 – 15 April 2021, 18 hari, 4 pertandingan terlewat)
- Cedera pangkal paha (21 Desember 2020 – 7 Januari 2021, 18 hari, 2 pertandingan terlewat)
-
Gangguan pada paha (1 Agustus 2020 – 21 Agustus 2020, 21 hari, 2 pertandingan terlewat)
-
Musim 19/20
- Istirahat (14 Februari 2020 – 16 Februari 2020, 3 hari, 1 pertandingan terlewat)
- Cedera yang tidak diketahui (20 November 2019 – 1 Desember 2019, 12 hari, 2 pertandingan terlewat)
-
Sakit (16 Agustus 2019 – 29 Agustus 2019, 14 hari, 2 pertandingan terlewat)
-
Musim 18/19
- Kebugaran (8 November 2018 – 23 November 2018, 16 hari, 3 pertandingan terlewat)
- Herniated Disk (10 Agustus 2018 – 7 November 2018, 90 hari, 20 pertandingan terlewat)
-
Cedera punggung (11 Juli – 30 Juli 2018, 20 hari, 1 laga terlewat)
-
Musim 17/18
- Benturan (16 April – 20 April 2018, 5 hari, 1 laga terlewat)
- Gangguan pada paha (8 Februari – 16 Februari 2018, 9 hari, 2 laga terlewat)
-
Cedera lutut (5 Oktober – 16 Oktober 2017, 12 hari, 3 laga terlewat)
-
Musim 16/17
- Cedera lutut (10 April – 1 Juni 2017, 53 hari, 9 laga terlewat)
- Kutu kelamin (7 November – 1 Desember 2016, 25 hari, 6 laga terlewat)
-
Cedera hamstring (12 September – 22 September 2016, 11 hari, 3 laga terlewat)
-
Musim 15/16
- Benturan (28 Januari – 1 Februari 2016, 5 hari, 1 laga terlewat)
-
Gangguan pada betis (27 Agustus – 10 September 2015, 15 hari, 3 laga terlewat)
-
Musim 14/15
- Regangan otot paha (20 November 2014 – 1 Januari 2015, 43 hari, 9 laga terlewat)
-
Regangan pada betis (23 Oktober – 3 November 2014, 12 hari, 2 laga terlewat)
-
Musim 13/14
- Cedera hamstring (21 April – 15 Mei 2014, 25 hari, 3 laga terlewat)
- Cedera hamstring (24 Maret – 10 April 2014, 18 hari, 3 laga terlewat)
-
Gangguan pada betis (3 Oktober – 24 Oktober 2013, 22 hari, 9 laga terlewat)
-
Musim 11/12
- Cedera hamstring (3 Mei – 4 Juni 2012, 33 hari, 11 laga terlewat)