7 Berita Terpopuler Hari Ini, Wanita Curi Kalung Anak di Bengkong Batam Ditangkap Polisi

Erlita Irmania
0

Berita Terkini dari Batam: Pencurian Kalung, Penangkapan Siswa SMA, dan Kegiatan Sosial

IRT Pencuri Kalung di Batam Ditangkap Saat Mau Gadai Emas

Satreskrim Polresta Barelang menangkap seorang ibu rumah tangga yang terlibat dalam kasus pencurian kalung emas di wilayah Bengkong, Kota Batam. Pelaku berinisial DS (28) ditangkap setelah aksinya mengambil kalung dari seorang anak perempuan viral di media sosial.

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, pelaku DS ternyata sudah pernah melakukan aksi serupa di beberapa wilayah Kota Batam. Kanit Jatanras Polresta Barelang Iptu Billy Pratama menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan setelah ibu korban membuat laporan ke pihak kepolisian.

"Ibu korban membuat laporan ke Polisi. Saat mereka berada di Mie Cekban Bengkong, kalung emas yang dipakai anaknya diambil seorang perempuan," ujar Billy bercerita, Kamis (20/11/2026) siang.

Penangkapan ini dipimpin langsung oleh Kanit Jatanras Iptu Billy Pratama Putra bersama Kanit Buser Ipda Maryo S Siahaan, Rabu (19/11/2025) siang. Pelaku diketahui bernama Desi Saptri (28), dari hasil penyelidikan ternyata pelaku sudah sering melakukan aksinya di sejumlah wilayah Kota Batam.

Siswa SMA di Batam Ditangkap Tim Cyber Polda Kepri

Masih di Batam, seorang siswa SMA diamankan oleh tim Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Kepri. Pelajar tersebut diamankan pekan lalu setelah tim Cyber mendeteksi bahwa yang bersangkutan terafiliasi dengan jaringan kriminal yang ditautkan lewat device android miliknya.

Informasi penangkapan seorang siswa itu dibenarkan Kasubdit Cyber Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Arif Mahari. "Ya, seorang siswa diamankan. Masih saksi," ujar Kasubdit Cyber singkat saat dikonfirmasi, Kamis (20/11/2025).

Eksekusi Rumah di Perumahan Rosedale Sempat Memanas

Proses eksekusi atau pengosongan sebuah rumah di Perumahan Rosedale, Kelurahan Teluk Tering, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sempat memanas pada Kamis, (20/11/2025). Itu setelah pihak termohon mencoba menghadang petugas Pengadilan Negeri (PN) Batam yang hendak mengeksekusi rumah di Batam itu.

Situasi tersebut berhasil dikendalikan meski memakan waktu yang cukup lama saat awal eksekusi. Terkait pengamanan, Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin, S.I.K melalui Kabagops Polresta Barelang, AKP Yudi Kurniadi mengatakan, pengerahan ratusan personel dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan saat pengosongan rumah.

Nelayan Ngeluh Tiga Bulan Tak Melaut, DPRD Kepri Minta BP Batam Beri Diskresi

Sejumlah nelayan di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) ngeluh tak melaut tiga bulan. Hal ini menyusul pemberlakuan Peraturan Pemerintah Nomor 25 dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025. Salah satu nelayan, Zeky mengatakan, kedua peraturan ini membuat seluruh perizinan nelayan kapal di bawah 30 GT menjadi kewenangan BP Batam, tidak lagi Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepri.

Kondisi ini mengakibatkan nelayan tidak bisa melaut karena tidak dapat mengurus perizinan. "Dulu waktu dipegang DKP Provinsi tidak ada masalah, tapi semenjak dipegang oleh BP Batam bermasalah. Kami nelayan taat, tidak berani berlayar kalau tidak ada izin," katanya, Kamis (20/11/2025).

Operasi Zebra di Batam, Empat Pemotor Kena Sanksi Teguran

Operasi Zebra di Batam dilaksanakan oleh Satgas Operasi Zebra yang menggelar patroli dan penegakan hukum secara masif di tiga titik rawan pelanggaran, Jl. Hang Tuah, Jl. Sudirman, dan Jl. Laksamana Bintan, Kamis (20/11). Hasilnya sejumlah kendaraan dijatuhi sanksi.

Operasi yang melibatkan personel dari Satgas Preemtif, Preventif, Gakkum, dan Banops ini menyasar pengendara yang kedapatan melanggar aturan berlalu lintas. Dari hasil pemeriksaan, puluhan kendaraan diperiksa, namun petugas menjatuhkan empat teguran tertulis kepada pengendara roda dua dan satu tilang manual kepada pengendara roda empat yang terbukti melakukan pelanggaran.

Senyum Bahagia Anak Panti di Tiban, Didatangi Jurnalis Kota Batam dan Polisi Jelang Buka Puasa

Jurnalis Kota Batam bersama Ditpolairud Polda Kepri kembali menunjukkan kepedulian sosial mereka dengan menggelar kegiatan bakti sosial di wilayah Tiban, Kota Batam, Kepulauan Riau, Kamis (20/11/2025) sore. Puluhan paket makanan dibagikan kepada anak-anak di tiga lokasi berbeda, yaitu Panti Asuhan Daarul Ishlah, Panti Asuhan Ash Shoodiq, dan Pondok Tahfidz Yayasan Inaayah Batam.

Bukan tanpa alasan mereka memberikan makanan ke Panti di kamis sore. Sebab kebanyakan anak panti disana melaksanakan Puasa di hari kamis. Kedatangan para jurnalis dan personel Ditpolairud disambut penuh kegembiraan. Sorak sorai dan senyum anak-anak menghiasi suasana, menciptakan momen hangat yang penuh makna.

Merliati Beberkan Tekanan Roslina dalam Kekerasan Terhadap Intan

Dengan rambut hitam terurai, wanita muda 20 tahun yang menjadi terdakwa kasus dugaan kekerasan itu duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Batam, pada Kamis (20/11/2025). Dia adalah Merliati, satu dari dua terdakwa yang melakukan serangkaian kekerasan terhadap korban, Intan beberapa waktu lalu.

Dalam agenda keterangan terdakwa, wanita yang juga sepupu korban ini didampingi dua penasehat hukumnya. Dalam sidang yang digelar di ruang sidang Prof Soebekti itu tampak penuh dengan pengunjung sidang. Di luar ruang juga kerabat dan keluarga besar dari Nusa Tenggara Timur yang di Batam menanti kelanjutan sidang itu.

Post a Comment

0 Comments

Post a Comment (0)
3/related/default